Segala sesuatu yang diperintahkan Allah selalu memiliki tujuan, serta dalam prasejarah. Kebijaksanaan prasejarah tentu bermanfaat bagi kita. Arti darah adalah memurnikan atau memurnikan kotoran dan mencuci (kotoran). Syariah membutuhkan tubuh suci sebelum melakukan ritual ibadah di hadapan Allah, seperti shalat, thawaf atau membaca Al-Quran. Pemurnian dilakukan dengan menyeka (membersihkan mencuci kecil), mandi wajib (mencuci mencuci besar) atau tayamum di permukaan bumi ketika tidak ada air ditemukan.

Allah juga membandingkan tayamum dengan permukaan bumi jika tidak menemukan air. Itu artinya darah atau kebersihan sangat penting. Tanpa kemurnian tubuh, ibadah yang kita lakukan tidak akan memiliki nilai hukum. Karena itu, setiap Muslim harus memperhatikan masalah prasejarah ini. Butuh informasi Paket Umroh di Medan? Silahkan ke Annajwa Islamic Tour & Travel sahja.

Kebijaksanaan Thaharah

Lengkapi berkat untuk membuat kita merasa bersyukur.

Umroh.com termasuk, dalam surat ayat 6 Al Maidah, Allah berfirman: “Oh, kamu yang percaya, ketika kamu sholat, maka basuh wajah dan tanganmu dengan siku, dan usap kepalamu dan (cuci) kakimu dengan kedua mata kaki, dan jika Anda mandi, mandi, dan jika Anda sakit atau di jalan atau kembali dari sumur atau menyentuh seorang wanita, dan tidak menemukan air, kemudian menetap di tanah yang baik (bersih); gosok wajah dan tanganmu dengan tanah. Allah tidak ingin mengganggumu, tetapi dia ingin membersihkanmu dan menyempurnakan kebaikannya untukmu, sehingga kau bisa bersyukur. “

Ayat ini menjelaskan langkah-langkah prasejarah di tempat kudus dan tayamum. Di sana, dijelaskan bahwa tujuan dari penelitian ini bukan untuk membuat orang sengsara, tetapi untuk membersihkan dan menyempurnakan karunia Allah. Pada akhirnya, tujuan prasejarah adalah agar manusia bersyukur kepada Tuhannya. Tuhan ingin kita bersih dan murni, tetapi itu juga memberi kita kebersihan jika kita tidak mendapatkan air.

Rukhsah atau keinginan untuk melakukan tayamum ini adalah bagian dari kesempurnaan dari nikmat Allah. Karena itu, orang harus selalu bersyukur dan menunjukkan rasa terima kasih dalam menaati dan menghormati Tuhan.

Kebersihan pribadi yang dilindungi

Kebijaksanaan membuat darah adalah menjaga tubuh tetap bersih. Menurut saran Nabi, “Kekudusan adalah bagian dari iman,” tubuh yang bersih menunjukkan kepada kita seseorang yang rajin berbicara.

Meningkatkan kualitas hidup

Ketika tubuh selalu bersih, itu mengurangi risiko infeksi oleh kuman, virus atau bakteri. Inilah yang membuat kearifan prasejarah akhirnya meningkatkan kualitas hidup manusia.

Kemuliaan bagi umat Islam

Dibandingkan dengan Muslim lain, Muslim dikenal karena perhatian mereka yang besar terhadap kebersihan. Misalnya dengan tradisi muslim mandi dan mandi. Tidak hanya penting untuk kemuliaan Anda sendiri. Tetap bersih juga merupakan cara untuk memuliakan orang lain. Tentunya tidak ada yang merasa nyaman berinteraksi dengan orang-orang kotor dan kotor. Itu karena sifat manusia sangat mencintai kebersihan, dan Islam menekankan hal ini.

Kebijaksanaan Thaharah menurut Ulama Al Azhar

Ali Ahmad Al-Jurjawi, seorang ulama dari Al Azhar, Kairo, menjelaskan kebijaksanaan melakukan thaharah dalam buku yang ditulisnya. Dia menjelaskan bahwa ada lima kebijaksanaan dalam melakukan thaharah.

Baca juga : Paket Umroh Bulan April Pekanbaru

Buat malaikat senang untuk didekati

Ketika tubuh dan pakaian bersih, kita menggunakannya untuk berdoa, maka para malaikat akan senang berada di dekat kita. Sebaliknya, jika waktu sholat tiba, dan kita menerimanya dengan pakaian kotor dan bau, para malaikat enggan mendekat.

Jangan ganggu orang lain

Kebijaksanaan melakukan thaharah adalah membuat kita merasa lebih nyaman ketika kita berinteraksi dengan orang lain, dan sebaliknya. Orang lain juga akan merasa nyaman dengan kita, misalnya, ketika mereka berdiri di barisan.

Sebaliknya, jika kita sholat berjamaah dengan pakaian kotor dan baunya tidak sedap, itu akan mengganggu umat beriman yang dekat dengan kita. Bisa jadi doa Anda tidak khusyuk karena aroma tubuh kita.

Ini juga berlaku ketika kita berinteraksi dengan orang lain ketika kita melakukan kegiatan sehari-hari. Pakaian yang kotor dan bau yang tidak sedap adalah hal-hal yang dapat membahayakan orang lain. Membuat orang lain merasa tidak nyaman atau terluka adalah sesuatu yang harus dihindari oleh umat Islam.

Bersihkan

Ulama Syaikh Ali Ahmad Al-Jurjawi menjelaskan bahwa manusia sejati memiliki dua sisi kepribadian, yaitu hayawan (hubungan binatang) dan pribadi malaikat. Personal hayawani muncul ketika, misalnya, kami berhubungan seks. Pada saat itu, kepribadian hayawani mengalahkan (melukai) kepribadian para malaikat.

Untuk memulihkan, thaharah dilakukan, yaitu mandi besar. Karena itu, staf kami dan membersihkan diri lagi.

Hilangkan kemalasan

Aktivitas Thaharah, seperti mandi atau berwudhu, dapat membuat tubuh lebih dingin. Terutama ketika seseorang sedang menstruasi dan melahirkan, mereka membutuhkan sesuatu untuk mengembalikan kesegaran tubuh. Ini akan membuat roh muncul kembali, sehingga perasaan malas akan hilang.

Apalagi jika kita wajib beribadah. Beribadah dengan tubuh yang segar akan membuat kita merasa lebih khusyuk.

Membersihkan yang abadi

Manusia adalah makhluk yang tidak bebas dari dosa. Mungkin kita telah melakukan perbuatan amoral dan dosa, baik sengaja atau tidak. Mata bisa melihat sesuatu yang tidak baik, tangan yang menyakiti orang lain, kaki yang masuk ke tempat yang tidak bisa diterima Tuhan, telinga tidak bisa menangkap orientasi dan mendengarkan hal-hal yang tidak bersih, dll. Kebijaksanaan melakukan thaharah adalah untuk membersihkan anggota tubuh dari dosa yang berasal dari amoralitas. Selain pembersihan fisik dengan thaharah, kita juga harus membersihkan jantung dari berbagai penyakit hati dan politeisme.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*