Pengembangan wisata ini dimulai dengan peresmian desa wisata Al-Quran di Jalan Babakan Sari 1, Desa Babakan Sari. Ia menggandeng perusahaan percetakan Koran, Syaamil Group, Desa Wisata Alquran akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik di kota Bandung maupun di kota-kota lain. Sementara itu, Program Desa Wisata Quran diharapkan menjadi destinasi wisata tematik dan edukasi bagi masyarakat sekitar dan pengunjung dari berbagai daerah di luar Kiaracondong, bahkan di luar kota Bandung. Kampung Wisata Quran gratis dan terbuka untuk umum.

Ada dua sesi dalam setiap jadwal kunjungan. Sesi pagi pukul 09.00 WIB – sebelas.00 WIB.

Ini juga membuka tur ke publik dalam mesin cetaknya. Dengan begitu, ia berharap tidak ada lagi orang yang tidak bisa membaca Alquran. Sebagai contoh, di tempat ini kita bisa belajar membaca huruf Arab yang benar dari Al-Qur’an dengan teknik cara menghafal Al-Quran dengan cepat dan mudah. – Mencari data objek wisata baru di Bandung?

Tidak lupa itu juga menyampaikan beberapa keunggulan dalam proses pembuatan Al-Quran oleh Penerbit Syaamil Quran. Itu tidak hanya mengacu pada kualitas produksi, tetapi juga menekankan halalitas dari seluruh konten bahan baku yang digunakan. Etika dan sopan santun dalam proses produksi di lokasi pabrik juga tidak luput dari panduan yang tidak melanggar ketentuan Islam dalam proses produksi Al-Manuskrip. Selain itu, peserta akan dituntun untuk mengagumi etika / label publikasi Al-Quran yang diterapkan oleh Editor Al-Qur’an Syaamil, yang sangat menghargai keagungan Manuskrip yang memuat wahyu Allah SWT. Agar peserta memiliki gambaran awal tentang proses pembuatan Alquran, master upacara juga menjelaskan tahapan dalam proses pembuatan Alquran dalam skema.

Salah satunya adalah pembuatan berbagai desa bertema, Desa Wisata Alquran di Kabupaten Kiaracondong, Kota Bandung. Traveler traveler, salah satu tujuan mendirikan Desa Wisata Alquran di Kiaracondong adalah menjadi objek wisata baru di kota Bandung. Kegiatan dimulai dengan menghadirkan sejarah Al-Quran Syaamil, bagaimana syaamil berusaha memenuhi kebutuhan Al-Qur’an dengan menciptakan produk-produk sesuai dengan segmentasi dan kebutuhan untuk memudahkan orang untuk memahami Al-Quran sesuai dengan moto-nya “Bersama dengan Kyaamil Al-Quran , belajar dan memahami Quran menjadi mudah dan menyenangkan. ” Peserta juga akan belajar tentang sejarah penulisan Al-Quran. Setidaknya, itulah yang Mr.

Pemimpin Grup Syaami, Riza Zacharias, mengatakan bahwa percetakan telah menjadi tujuan wisata sejak 2015. Banyak kelompok wisatawan datang untuk melihat bagaimana proses pencetakan Al-Quran di pabrik secara langsung. Dengan bekerja sama dengan pemerintah, ia berharap pengembangan pariwisata Al-Quran di Kiaracondong bisa lebih besar lagi. Dia mengungkapkan, Desa Wisata Al-Quran akan dibangun di enam desa.

Tidak hanya itu, di sana pemerintah kota Bandung meluncurkan desa wisata Alquran di kabupaten Kiaracondong. Tujuannya selaras dengan program Bandung sebagai kota wisata halal agar dapat menarik wisatawan yang ingin mengetahui proses pembuatan Alquran dan membantu menumbuhkan kecintaan orang-orang di sekitar Alquran.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*